menteri malaysia trending ditwiter dinegaranya tampak sedang membersihkan kotoran sesudah mengalami banjir
Menteri Pembangunan Wanita, Keluarga, dan Masyarakat Malaysia Rina Harun sekali lagi menuai lebih banyak kritik (dan ejekan yang intens) di media sosial atas apa yang dilihat banyak orang sebagai aksi PR yang gagal untuk meningkatkan citra publiknya di tengah upaya bantuan banjir yang sedang berlangsung di negara itu.
Banyak yang sebelumnya menuduhnya hanya 'berpose' untuk foto dan video daripada melakukan pekerjaan nyata, dengan video viral yang menunjukkan menteri menggunakan mesin cuci tekanan dengan baik pada beberapa semen yang tampaknya bersih di pusat bantuan sementara (PPS).
Kritik (dan meme berikutnya) atas tindakan nyatanya dalam pelayanan masyarakat memenuhi garis waktu di Twitter, membuat nama menteri menjadi trending di platform media sosial – tentu saja, tidak seperti yang mungkin dia maksudkan,Dari tokek bandel dan kotoran burung.
Dalam upaya untuk menyelamatkan apa yang tersisa dari citra publik Rina, Departemen Kesejahteraan Sosial Malaysia (JKM) merilis pernyataan pada Boxing Day, membantah klaim bahwa dia hanya berpose. Sebaliknya, pernyataan itu mengungkapkan bahwa dia sedang membersihkan kotoran burung dan tokek.
"JKM selaku pihak yang mengelola operasi tersebut telah meminta bantuan Datuk Seri Rina untuk membersihkan noda kotoran burung yang sebelumnya sulit dihilangkan," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Rina,
— dylawok (@dylawok) December 26, 2021
Kau cuci apa tu hanat, situ lumpur semua orang dah bersihkan apa lagi yang kau buat? Elok ambil water jet tu sembur otak kau!#DaruratBanjir pic.twitter.com/FFW0xrwBR4
"Karena mesin water-jet sudah ada, Datuk Seri Rina menerima permintaan itu dan mengerjakannya dengan hati terbuka."
Peristiwa itu terjadi di Sekolah Kebangsaan Salak Tinggi, sebuah sekolah di Sepang yang telah diubah menjadi pusat bantuan bagi korban banjir. Namun selain dibantu oleh para relawan 'Keluarga Malaysia', Rina juga turut membantu pembersihan kelas berupa penataan kursi dan meja, sebagai bagian dari persiapan pembukaan kembali sekolah yang akan datang.
"JKM merasa tidak adil bagi warganet untuk menuduh dan meremehkan upaya dan keterlibatan Datuk Seri Rina dalam operasi pembersihan ini," kata pernyataan itu.
Rina sebelumnya telah dicemooh selama fase awal pandemi COVID-19, dengan kementeriannya memberi tahu wanita Malaysia untuk berperilaku dan berbicara seperti Doraemon, robot kucing biru tanpa telinga.
Komentar
Posting Komentar