Cara Menghilangkan Bau Vagina Pengobatan dan Perawatan, apa saja yang harus perempuan lakukan?
Beberapa bau vagina normal dan diharapkan. Kebanyakan wanita memiliki aroma alami musky atau berdaging, tetapi ini bervariasi dari setiap orang.
Aroma Anda mungkin berubah seiring bertambahnya usia atau sebagai respons terhadap rangsangan tertentu. Beberapa faktor yang mengubah bau vagina untuk sementara waktu antara lain:
- Keringat biasa
- Aktivitas seksual
- Siklus menstruasi
Selain dampak dari siklus menstruasi itu sendiri terhadap bau, bau vagina dapat bervariasi sepanjang periode menstruasi.
Banyak wanita menderita misinformasi dan ketidakamanan mengenai bau vagina. Bau normal tidak perlu dikhawatirkan, dan perubahan kecil pada aroma akan hilang dengan sendirinya. Faktanya, pengobatan sendiri terhadap gejala vagina yang dirasakan terkadang dapat menimbulkan masalah yang sebelumnya tidak ada.
Namun, ketika vagina memiliki bau yang kuat dan tidak menyenangkan yang berlanjut selama berhari-hari, itu mungkin merupakan tanda adanya masalah kesehatan.
Penyebab umum bau vagina yang tidak normal meliputi:
- Vaginosis bakterial, infeksi yang disebabkan oleh pertumbuhan bakteri yang berlebihan
- Trikomoniasis, infeksi menular seksual yang disebabkan oleh parasit
- Tampon tertinggal terlalu lama
- Kebersihan yang buruk
Vaginosis bakteri dan trikomoniasis sering menghasilkan bau amis atau kimia, sementara tampon yang terlupakan mungkin mulai berbau busuk.
Obat dan Perawatan untuk Bau Vagina
Jika Anda khawatir tentang bau vagina, Anda harus mengatasi penyebabnya untuk menghilangkannya. Menjaga kebersihan yang baik adalah kunci untuk menghindari masalah kesehatan dan bau yang tidak normal. Beberapa yang perlu anda lakukan.
Cuci secara teratur
Pembersihan secara teratur itu penting, tetapi jangan terlalu jauh. Jangan terkecoh dengan iklan yang mengklaim Anda membutuhkan produk mahal agar bersih. Vagina sangat asam, secara alami membunuh bakteri jahat. Anda hanya perlu air hangat untuk membasuhnya. Faktanya, beberapa sabun dapat memperburuk keadaan, mengubah lingkungan dengan cara yang mengarah pada pertumbuhan bakteri.
Hindari sabun dan deodoran yang mengandung pewangi. Untuk mencuci lipatan luar vagina, gunakan sabun lembut yang tidak akan mengubah tingkat pH.
Baca juga: 4 Penyebab sakit vagina.
Kenakan Bawahan Longgar dan Pakaian Dalam Katun
Tali dan renda bukanlah pilihan pakaian terbaik untuk kebersihan wanita yang baik. Berhati-hatilah dengan apa yang Anda kenakan ke tempat tidur. Pertimbangkan untuk tidak mengenakan pakaian dalam atau katun dasar. Hindari pakaian dalam yang ketat, pantyhose, dan ikat pinggang.
Pertahankan Berat Badan yang Sehat
Seringkali, "bau vagina" tidak berasal dari vagina sama sekali. Daging berlebih di sekitar lipatan dan paha bagian dalam karena kelebihan berat badan bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.
Beralih ke Tampon atau Piala Menstruasi
Pembalut wanita sering kali menimbulkan bau yang lebih mencolok. Coba beralih ke cangkir menstruasi
Gunakan Kondom dan Kencing Setelah Berhubungan Seks
Air mani dapat mengiritasi vagina, menghasilkan bau atau keluarnya cairan. Hindari menggunakan douche setelah berhubungan seks. Hanya buang air kecil untuk membersihkan zat asing.
Sementara bukti ilmiah masih samar, ada beberapa saran bahwa probiotik oral tertentu dapat melindungi terhadap vaginosis bakteri. Jika Anda sering mengalami infeksi, Anda mungkin ingin berbicara dengan dokter Anda tentang probiotik atau pilihan lain.
Jangan Douche
Douching mengacu pada mencuci vagina dengan air atau cairan lainnya. Ini adalah praktik yang cukup umum, tetapi dokter menyarankan untuk tidak melakukannya. Douching dapat menyebabkan infeksi vagina. Apalagi, jika Anda sudah mengalami infeksi, douching bisa mendorong bakteri masuk ke dalam rahim, saluran tuba, atau indung telur.
Kapan Harus ke Dokter
Seringkali, bau vagina yang memerlukan kunjungan dokter akan disertai dengan gejala vagina lainnya. Jika Anda mengalami salah satu dari hal berikut, jadwalkan janji temu dengan dokter:
- Gatal
- Pembakaran
- Memulangkan
- Iritasi atau nyeri
Selain itu, jika Anda mencium bau amis yang kuat, Anda mungkin menderita vaginosis bakteri (infeksi vagina) atau trikomoniasis (penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit). Jadwalkan janji temu dengan dokter Anda untuk mendiskusikan perawatan antibiotik untuk menghentikan infeksi.

Komentar
Posting Komentar